46. PENGETAHUAN YANG NYATABENARNYA: METAUNIVERSE

Apakah yang disebut dengan metauniverse, atau apa saja anda boleh sebut, atau meta-alam, atau alam-meta? Meta-alam ialah alam yang tidak dapat terdeteksi oleh pancaindera kita. Dimana letaknya meta-alam? Di alam semesta dimana kita tinggal. Apakah isi dari meta-alam itu? Isi meta-alam adalah segala sesuatu yang tidak dapat dijangkau oleh pancaindera kita. Yang disebut tidak dapat dijangkau oleh pancaindera adalah, yang tidak dapat dilihat, tidak dapat dibau, tidak dapat didengar, tidak dapat dirasa, dan tidak dapat dikecap. Kalau demikian adanya, mengapa dibahas? Baik, sebentar akan saya jawab.

Psikologi itu membicarakan apa? Psyche, sukma! Cobalah anda tanyakan, apakah seorang doktor psikiatri dan psikologi pernah melihat sukma? Pasti tidak pernah bukan? Masyarakat belahan dunia barat, boleh dikatakan baru saja dalam mempelajari psikologi, masyarakat pada belahan dunia timur, rupanya lebih beruntung, dengan mempelajari tentang sukma lebih dulu ribuan tahun! Apakah barat dengan tradisi penelitiannya yang berbiaya besar, lebih mengerti tentang sukma dari masyarakat timur yang minim biaya penelitiannya? Tidak juga.

Tuntutlah Ilmu-Ilmu Sukma Dari Masyarakat Belahan Timur Dunia!

Apakah sukma hidup? Saya katakan: Ya. Dimana sukma hidup? Di alam dunia bersama kita. Dimana Setan, jin, hidup? Di alamsemesta beserta kita. Demikian juga dengan malaikat? Sebagiannya. Jadi, ada meta-alam! Seperti warna sinar matahari. Anda melihatnya sebagai satu warna bukan? Seperti anda ketahui, sinar matahari terdiri dari 7 warna, ialah 1. merah, 2. jingga, 3. kuning, 4. hijau, 5. biru, 6. lila dan 7. ungu. Buktinya? Lihat saja pelangi! Itu adalah sinar matahari yang telah terpisah spektrum warnanya. Kalau anda senang kata dimensi, pelangi adalah cahaya yang telah terpisah dimensi panjang gelombangnya. Apa yang akan saya katakan adalah:

Manusia Hanya Peduli Dengan Satu Dimensi Dunia Saja!

Buktinya? Pada era demokrasi dan liberalisme, ditambah lagi materialisme, tujuan apa yang ingin dicapai? Tujuan raga. Ya.., ada sedikitlah untuk sukma. Dengan demikian, manusia hanya mengelola alam satu dimensi saja. Katanya, masyarakat belahan timur dunia, setelah armagedon kiamat, akan hidup lagi di alam yang bukan dimensi alam dunia sekarang, yang ada surganya…. Atau hidup lagi setelah dunia dikiamatkan…..  Yang ingin saya katakan adalah:

Jika Kita Akan Mengelola Meta-Alam Dan Dimensi Yang Lain Dari Alamsemesta Yang Kita ’Lihat’, Kerapkalilah Berada Disana, Dengan Cara Kerap Memasuki Alam Bawahsadar  Anda.

Jika anda kerap mengelola meta-alam, maka anda akan menemukan bahwa, sifat dunia yang canggih adalah:

Dunia Hanya Memperlihatkan Satu Dimensi Dirinya Saja Kepada Indera Manusia.

Yang nyatabenarnya adalah, dunia mempersilakan manusia untuk ‘melihat dirinya’ dalam dimensinya yang lain.

Dunia Akan Memperlihatkan Dirinya Dengan Dimensinya Yang Lain, Jika Manusia Kerap ’Melihatnya’ Dengan Indera Yang Tidak Fokus!

Tentang indera penglihatan yang fokus dan tidak fokus, anda lihat pada posting saya sebelumnya. Apakah manusia membutuhkan rekreasi? Tentu. Kita membutuhkan rekreasi. Terutama, jika kita mempelajari dan mengaplikasikan ilmu yang meta. Setelah lelah, anda harus segera berekreasi, atau bersantai. Bersantai dalam metascience dapat saya sederhanakan menjadi:

Jika Anda Letih Di Alam Dunia, Bersantailah Ke Alam-meta. Jika Anda Letih Di Alam-meta, Cepat-cepatlah Mencari Hiburan Di Alam Dunia.

Hiburan di alam dunia banyak. Anda cari sendirilah yang sesuai dengan minat anda.

Adakah interferensi dari dimensi dunia yang lain? Ada. Interferensi dapat mempengaruhi tindakan kita, sikap kita, jalan hidup kita dan seterusnya. Interferensi jahat, bertujuan merugikan manusia. Interferensi baik, bertujuan menguntungkan manusia.

Apakah Interferensi itu? Begini saudaraku. Setan itu tidak mengganggu anda dengan melempar batu, menjegal, atau apa saja yang dapat menyakiti manusia. Setan itu, menginterferensi manusia dari dimensi dunia tempat mereka hidup, dengan gelombang jahat, maka, manusia yang terkena akan bertingkahlaku buruk. Ya, cukup itu saja, satu saja yang dimaui para setan. Cukuplah manusia bertingkahlaku buruk, maka dunia berjalan seperti apa yang diinginkan oleh setan. Yang ingin saya tanyakan adalah:

Apakah Anda Sadar, Bahwa Anda Selalu Di Interferensi Oleh Gelombang Jahat Setan, Yang Berasal Dari Dimensi Dunia Yang Lain?

Begitu saja saya kira posting ini. Saya berharap, anda mendapat kesenangan belajar yang meta dari posting saya. Saya mengetahui, tulisan pada posting-posting saya, saya buat tidak menurut kaidah-kaidah ilmiah. Saya hanya berpendapat, bahwa, selayaknya manusia berkomunikasi dengan manusia lainnya dengan bahasa yang mudah dimengerti, dan jelas makna yang akan disampaikannya.

Kalau anda berfikir tulisan-tulisan saya bergaya otoritatif dalam posting-posting saya, anda benar. Kalau anda berfikir tulisan-tulisan saya bernada menggurui, anda benar. Pada masa lampau, beberapa orang menggurui saya dengan gaya otoritatif. Dan saya senang mereka bergaya seperti itu……………….

Mari Kita Bertamasya Ke Alam-meta, Jika Letih Di Alam Dunia.

15 Juni 2012. 05:57> Selamat Bertamasya Dan Berselancar Mengarungi Alam-meta Di Sana. Salam Dari Alam Dunia. Hilal Achmar.

Advertisements

41. HIDUP BARU BERARTI SAAT KITA MENGENALI

Apa dan Siapa yang harus kita kenali? Apa saja yang berada dan berhubungan dengan kita. Maksud saya apa saja, ya semua. Contohnya, hidup baru berarti saat kita mengenali:

1. Diri sendiri: darimana berasal, mau kemana, apa tujuan hidup kita.

2. Keluarga/Orang Tua/adik/kakak : bagaimana kita harus bersikap.

3. Lingkungan.

4. Bumi Tempat Berpijak.

5. Semesta Tempat Bumi Diletakkan.

6. Pengetahuan Yang Tersedia.

7. Tuhan.

Ini adalah pembahasan yang panjang. Saya pernah menulisnya pada media yang lain lagi. Minimal manusia harus mengenali 7 point diatas, agar dirinya dapat berarti, apa yang harus ditindakinya dalam memberi kontribusi kepada yang lainnya diluar diri. Apakah anda sering memberi kontribusi pada 7 point diatas? Saya harap sering.

Sedikit Saja Kontribusi Anda Pada Apa Yang Seharusnya Anda Kenali, Anda Akan Disyukuri.

Anda dapat mencari perihal 7 point diatas, baik pada psikologi atau psikiatri, saya hanya menekankan, bahwa contibution action, akan lebih dihargai, yang membuat kita disyukuri.

Mengenali adalah langkah awal adanya kesadaran yang dalam, kesadaran, akan membimbing anda ke arah aktualisasi diri (Silakan Baca buku Abraham Maslow).

Aktualisasi akan membimbing anda menemukan Real Truth Science, yang pada akhirnya menuntun kita pada Real Truth Human Being.

Itulah dasar pemikiran saya, yang akan mulai kita bahas.

Salam NyataBenarnya. Hilal Achmar.Kamu kok ngasih salam aja ngga nyatabenarnya…..!

06 Juni 2012. 4:53

40. REALTRUTH SCIENCE

Ini posting saya yang ke 40, seperti kata orang Life Begins At Forty, maka, saya katakan, My Posting Begins At Forty. Dari nomor posting ke 40 inilah saya akan lebih serius, tidak lagi menggoda dengan metascience. Mulai sekarang, thema blog ini menjadi:

REALTRUTH SCIENCE

Mengapa? Bukankah saya selalu menulis pengetahuan yang nyatabenarnya, dan saya giring anda ke metascience, toh, juga tidak ada yang protes…. Pengetahuan yang nyatabenarnya kan lebih dekat terjemahannya menjadi REALTRUTH SCIENCE.

Bagaimana Saya Menyadari Adanya Realtruth Science

1. Adanya Perbedaan Budaya: Saya hidup di Jakarta sebagian, sebagian lagi di Yogyakarta, dimana dahulu, ilmu berkembang pesat. Saya melihat, perbedaan budaya Jakarta yang mengintegral dalam diri saya, menimbulkan pertentangan dengan budaya Jawa (Yogyakarta khususnya).  Saya berfikir budaya mana yang paling benar?

2. Adanya Perbedaan Suku/Suku Bangsa/Bangsa. Sampai sekarang masih menimbulkan pertentangan. Contoh: Ambillah budaya barat yang baik, yang tidak baik kita sensor. Maka, disensor/diblokirlah banyak situs di internet, dan mediamasa yang tidak bisa di akses di berbagai negara belahan timur.

3. Adanya perbedaan informasi yang diterima oleh individu, yang kemudian mengintegral dalam dirinya, sehingga seorang individu dapat terlihat: sebagai orang yang: kaku, tegas, agamis, individual, sosial, egois, pelit, royal, baik hati, pemarah, pendendam dlsb, dalam bahasa ucap.

4. Adanya perbedaan pendidikan. Ada yang tinggi, sedang dan rendah.

5. Adanya perbedaan kultur dalam keluarga.

6. Adanya perbedaan Gen.

7. Adanya perbedaan perlakuan dalam keluarga dan masyarakat.

Dan masih banyak perbedaan lainnya, yang menyebabkan, tiap individu sangat specifik dalam mengkompilasi informasi ilmu yang didapatkan dan mengintegralkannya dalam diri dan kehidupannya. Yang menjadi pertanyaan saya adalah:

Apakah Ada Ilmu Pengetahuan Yang Nyatabenarnya, Agar Individu Tidak Salah Dalam Mengintegralkan Ilmu Dalam Diri Dan Kehidupannya?

Saya fikir ada! Kalaupun saat itu belum saya temukan, saya akan mencarinya. Sekitar tahun 1974, Bapak saya mengenalkan saya tentang adanya ‘Pengetahuan Yang Nyatabenarnya’, yang dicari dengan cara transendental. Pada saat itu, saya boleh dibilang masih ‘kecil’, tetapi saya bertekad untuk mencarinya, walaupun dengan cara transendental! Dan, memang pada awalnya, saya berusaha keras mencarinya dengan cara spiritual transendental. Dan mulailah saya hidup dalam dua dunia, dunia nyata dan dunia spiritual.Cara saya mencarinya:

1. Bapak Saya Melarang Saya Menjadi Hakim.

Belakangan saya baru tahu maksudnya, bahwa dalam memandang kebenaran, saya tidak boleh dibayar. Beliau takut, otoritas yang membayar saya, membelokkan saya dari kebenaran, integritas saya melemah. Beliau menginginkan, saya merdeka mencari sendiri pengetahuan yang nyatabenarnya. Maka, segala ilmu dan lintas ilmu yang saya pelajari, saya simpulkan benar tidaknya secara didaktis.

2. Mengelola Waktu Jeda Dengan Kegiatan Transendental.

Teknik saya menuju trancendence adalah, saya mengosongkan fikiran, sehingga saya tidak berfikir, dan mengosongkan rasa, sehingga tidak berperasaan apapun. Itu adalah Zero/Empty Condition. Pada awalnya, saya sering melakukannya saat relax di kamar tidur saya, kemudian, saya dapat melakukannya di mall, di cafe, saat jeda kerja dlsb.

3. Apa Gunanya Kegiatan Transendental?

Kalau gelas sudah penuh air, apakah dapat menerima sejumlah volume air yang dituangkan padanya? Tidak, air akan tumpah, dan volume air tidak bertambah dalam gelas, karena, gelas itu ‘sudah penuh’. Kalau gelas itu kita kosongkan, maka ia dapat menerima sejumlah volume air, sesuai dengan kapasitasnya. Walaupun tidak sepenuhnya benar, dapat saya analogikan: kalau fikiran kita sudah penuh, apakah masih dapat menerima informasi baru? Kalau fikiran anda sudah penuh, apalagi dengan berbagai persoalan dunia, apakah fikiran anda masih dapat me-receive informasi yang benar yang di-transmitter-kan ke anda? Tentu tidak. Pada saat saya melakukan kegiatan transendental, artinya saya memberi ruang dan waktu bagi ilmu dan informasi yang nyatabenarnya.

4. Apa Akibat Informasi Yang Tidak Nyata Benarnya Bagi Diri Dan Kehidupan Anda?

Informasi yang tidak nyatabenarnya, seperti virus di software atau otak/hardisk komputer. Misalnya komputer kita disusupi virus, yang menyebabkan kalau kita start, dia kembali restart….terus…. melelahkan! Tidak ada henti-hentinya restart…………

Begitu juga informasi yang tidak benar yang masuk dalam otak kita, seperti virus, kita akan memikir ulang informasi itu bolak-balik, tidak ada henti-hentinya, restart…. terus…..

Misalnya: anda diberi informasi yang tidak nyatabenarnya: sukses itu tidak harus menjadi kaya, punya helikopter, limousine, istana, dsb. Otak anda nanti seperti disusupi virus. Anda akan berfikir ulang terus: Apa benar sukses itu tidak harus menjadi kaya, punya helikopter, limousine, istana….? Mengapa saya katakan ilmu yang tidak nyatabenarnya seperti virus dalam otak anda? Setelah saya pelajari, ternyata orang-orang yang menderita gangguan jiwa, schizophrenia, bahkan gila, karena mereka mengintegrasikan dan mengkompilasikan pengetahuan yang tidak nyatabenarnya, sehingga mereka berfikir ulang terus, dan mengakibatkan kelelahan psikologis yang mendalam. Itu pendapat baru saya tentang Psikiatri.

5. Apa Gunanya Pengetahuan Yang Nyatabenarnya?

Pasti anda sudah tahu, jika membaca beberapa posting dalam blog saya.

6. Apakah Pengetahuan Yang Nyatabenarnya Spesifik Pada Individu?

Ya, spesifik pada tiap individu. Tidak sama pemahaman antar individu yang satu dan individu lainnya dalam menyerap pengetahuan yang nyatabenarnya, bergantung dari kadar ilmu dasar yang pernah dipelajarinya. Tetapi, cara mendapatkannya sama, dan teknik problem solving-nya juga sama. Kita disini, sedang mempelajari yang sama. Hasil yang didapatkan masing-masing kita, dapat berbeda. Semuanya akan menyehat-sejahterakan kita.

7.  Jika Ada Comment, Hal Baru, Atau Pertanyaan, Sedang Anda Enggan Berkomentar Disini, Anda dapat BBM saya. PIN: 27D08432

Salam. Hilal Achmar.

June 05, 2012. 17.43.

35. BINTANG PEMBIMBING

Semasa saya kecil dan remaja, saya fikir, Bintang Pembimbing saya adalah Pengetahuan. Maksud saya adalah, saya mencintai pengetahuan lebih dari segalanya. Pada saat saya remaja, saya tidak mencintai gadis sampai saya tidak dapat tidur misalnya. Saya mencintai pengetahuan, sampai saya tidak dapat tidur, karena saya ingin cepat-cepat menguasainya. Lalu saya menemukan hukum:

Jika Individu Mencintai Pengetahuan, Maka Pengetahuan Akan Mencintainya

Maksudnya adalah: Jika anda mencintai pengetahuan, maka pengetahuan itu akan datang melimpahi anda, sehingga, pengetahuan anda dalam kuantitas dan kualitas yang cukup untuk hidup.

Ada juga individu, yang Bintang Pembimbingnya pada saat remaja adalah cinta. Jadi, dorongan untuk tumbuh kembang itu, adalah cinta, baru pada saat dewasa adalah pengetahuan. Saya kebalikannya, baru pada saat awal dewasalah, Bintang Pembimbing saya adalah cinta. Semua jalur tidak ada masalah.

Yang Bermasalah Adalah: Jika Anda Tidak Mempunyai Bintang Pembimbing!

Saat anda dewasa, cinta tidak lagi menjadi prioritas utama yang menjadi Bintang Pembimbing anda. Kalau saat dewasa, anda masih mengikuti rasa cinta sebagai Bintang Pembimbing anda, maka anda akan kehilangan akal nalar anda untuk:

1. Memilih Pasangan Anda. 2. Memilih Cara Hidup Anda. 3. Memilih Pekerjaan Anda. Dlsb.

Yang saya ingin katakan adalah:

Pengetahuanlah Yang Akan Menjadi Bintang Pembimbing Anda Ketika Anda Mulai Beranjak Dewasa.

Begitulah saya hidup, karena orang tua saya berpesan, bahwa sesiapa yang tidak berpengetahuan, akan dilindas oleh zaman. Sekarang saya mengerti benar, mengapa orang tua saya memberikan saya buku, sampai saya tidak punya lagi waktu, untuk bermain bersamamu, temanku, waktu kita sekolah dulu………..

Salam Sok Tahu. Hilal Achmar

01 Juni 2012. 11.37

33. CARA SEDERHANA MENCARI PENGETAHUAN YANG NYATA

Pengetahuan yang nyatabenarnya, sering saya dapatkan dari kawan duduk saya, entah di kendaraan umum, di resto, atau dimana saja saya duduk bersama dengan individu lainnya, baik saya kenal, maupun tidak, atau, malah berlagak saja kenal, walaupun pada dasarnya ‘saya tidak kenal’.

Sudah saya bahas di blog terdahulu, bahwa saya mempercayai, individu dapat teraktualisasi pada usia 40 tahun. Oleh karenanya, saya sering bertanya pada kawan duduk saya, apa pesan dari ayah/ibunya ( yang pasti sudah mencapai usia lebih dari 40 tahun!), yang selalu diingatnya, karena, mungkin, pesan itu adalah pengetahuan yang nyatabenarnya dan sangat berharga.

Hari ini, Minggu 27 May 2012, saya mempunyai beberapa kawan duduk di Margo City, Depok, pada suatu acara ultah. Maka saya, seperti kebiasaan saya, setelah basa-basi, saya bertanya kepada seorang teman duduk di sebelah kanan saya, pertanyaan yang sering saya ajukan sejak mahasiswa, demi mendapat ilmu yang nyatabenarnya. Salah satu bentuk pertanyaan itu adalah:

“Adakah pesan dari orang tua yang selalu kamu ingat?” Kawan itu mengatakan banyak. Saya memintanya untuk memberitahu saya. Dia mengatakan bahwa orang tuanya berpesan,

Untuk Menerima Apa Yang Dia Dapat Dan Kemudian Bersyukur Atas Apa Yang Telah Dia Dapatkan.

Seketika itu juga saya meminta izinnya untuk membagi pesan itu, dan pembicaraan lainnya di blog saya, karena pesan itu adalah pengetahuan yang nyatabenarnya, yang berhubungan dengan upload terakhir saya yang ke 32 yang berjudul : 32. TINGKAHLAKU DAN KELAYAKAN KEHIDUPAN.

Sayangnya, kawan duduk di depan saya, ketika saya bertanya pertanyaan yang sama dengan kawan duduk di sebelah kanan saya, hanya menjawab: Itu untuk diri saya sendiri, orang lain tidak boleh tahu. Andainya pesan itu adalah ilmu pengetahuan yang nyatabenarnya, sayang sekali saya tidak mendapatkannya dan menyebar-luaskannya.

Mengapa pesan: Untuk Menerima Apa Yang Dia Dapat Dan Kemudian Bersyukur Atas Apa Yang Telah Dia Dapatkan, adalah pengetahuan yang nyatabenarnya? Karena:

  1. Menerima apa yang kita dapatkan: Lihat pembahasan saya pada blog no 32. TINGKAHLAKU DAN KELAYAKAN KEHIDUPAN.
  2. Yang no 2, anda fikirkan sendiri ya… Soalnya, kalau anda tidak berfikir, nanti anda dibilang tidak punya fikiran….Hahahaha… Biarlah saya tulis saja sekalian yang no.2: Bersyukur atas apa yang kita dapatkan. Patutkah saya bersyukur atas apa yang saya dapatkan? Tentu. Saya mendapat rumah warisan, mendapat waktu, tenaga, fikiran, bimbingan dan dana secara gratis dari orang tua saya dalam rangka menumbuh-kembangkan saya. Jadi, bukankah kita patut selalu bersyukur atas apa yang kita dapatkan? Ayoooo…. Kooorrr…..  Jawab saja: Yaaa……. Tidak usah difikir lageeeee..

Pengetahuan yang nyatabenarnya, sering saya dapatkan dengan cara yang sangat sederhana, dari orang-orang bersahaja, yang membagi pengetahuannya, seperti kawan duduk di sebelah kanan saya, yang baru saja saya mengenal namanya. Dahulu sekali, dia kawan sekolah saya, tetapi faktanya, dahulu sekali, saya tidak pernah berkomunikasi satu kata, bahkan satu hurufpun kepadanya. Tetapi, faktanya juga, saya malah ’mendengar paling banyak darinya”.

Saya ingin bertanya kepada anda, darimana anda mendapat pengetahuan? Dari buku? Apa anda rajin ke toko buku dan membeli buku! Dari Internet? Apa anda fokus mencarinya…. dari sekolah? Apakah anda serius menuntut ilmu….. Yang nyatabenarnya bagi saya, pengetahuan tambahan itu dapat berasal dari individu lainnya, yang mempunyai ilmu yang nyatabenarnya.

Tulisan ini, saya didikasikan kepada semua individu yang saya kenal maupun tidak, yang sering dalam waktu singkat, memberi saya pengetahuan yang nyatabenarnya, yang saya tidak pernah mendapatkannya secara formal di sekolah.

Sambil Tertawa, Mendapat Ilmu Yang Nyata

Adik saya serumah, semuanya 3, semuanya wanita. Mereka berbincang:

A: Enak ya Pacaran sama si A, Ortunya punya Bank.

B: So Pasti…..Tajir banget, uangnya banyaaakkkkk….

Bapak Saya : Pacaran saja sama bapaknya Si A….. pasti uangnya lebih banyak lagi…..

Anak-anaknya terbahak berjamaah: Hahahahahahaaaaa……

Anda tidak usah tertawa…. dah telaaatttt tauuuuu……. itu sekira 30 tahun yang lalu!

Upload saya selanjutnya:

34. SIAPAKAH YANG MEMBIMBING ANDA KETIKA ANDA TUA?

Selamat bertanya-tanya, bertanya-tanya agar selamat……..Slamet jangan terus nanya dooonggg……. capek saya Hahahaha……… Dah Slamet kok masih nanya……….

Salam.Hilal Achmar

27 May 2012. 10:49

32. TINGKAHLAKU DAN KELAYAKAN KEHIDUPAN

Kita telah membahas tentang tingkahlaku, sekarang, saya akan mengatakan bahwa kelayakan hidup seorang individu, berbanding lurus dengan tingkahlaku individu tersebut. Saya bertanya kepada anda: Apakah anda layak menjadi seorang pemilik perusahaan multinasional? Pasti anda terkejut dengan pertanyaan saya itu. Mungkin dengan sangat yakin anda akan menjawab:

1. Layak! Kalau memang anda telah memiliki perusahaan tersebut. 2. Tidak layak! Kalau memang anda belum memiliki perusahaan tersebut.

Yang saya ingin katakan adalah: Manusia mencapai puncak kondisi hidupnya, selayak dengan tingkahlaku dan ilmunya.

Kalau seorang individu belum terkenal, belum punya perusahaan besar dan penghasilan besar, itu karena dia belum layak mencapai kondisi itu dalam kehidupannya. Apa penyebabnya?

1. Kekurangan tingkahlaku yang baik. 2. Kekurangan Ilmu Pengetahuan. 3. Kekurangan prakondisi yang mengantarnya ke kondisi tersebut. Jadi kalau anda punya pacar/istri/suami/pekerjaan yang sekarang ini, ya…. selayaknya anda memang begitu. Jadi, anda jangan sering marah pacar/istri/suami/pekerjaan anda yang sekarang, itu sudah yang terbaik bagi anda.

Tukang yang buruk selalu menyalahkan alatnya. Orang yang buruk selalu menyalahkan lingkungannya.

12 May 2012. Ulangtahun ke 17. Salam Hidup Layak. Hilal Achmar

31. MANUSIA TERNYATA TIDAK LOGIS

Ya, dari seluruh tindak dan tandukannya, ternyata manusia tidak logis. Memang, banyak ahli yang mengklaim, atau konselor yang memerintahkan agar, kita menyelesaikan masalah dengan logis, dengan merumuskan masalah dengan logis juga. Lucunya, sang konselor itu termasuk manusia yang tidak logis juga! Anda teliti saja secara sepintas kilat, advisor, konselor, penasihat keuangan, saya pastikan mereka tidak logis juga. Karena apa?

Pada Dasarnya Manusia Memang Bodoh!

Nah! Kalau begitu, apa masih adakah manusia yang berani mengaku pintar sekarang!? Sekarang yang mengaku pintar saya tanya, atau kepada seluruh manusia: Apakah anda sudah merasa puas dengan Pekerjaan, Gaji, Sekolah  Nilai, Rumah, Pergaulan, Keuangan dan Pasangan Anda?

Kalau Anda Pintar Pada Dasarnya, Anda Tidak Akan Menjadi Diri Anda Yang Sekarang!

Justru! Manusia umumnya, atau kita khususnya, dulunya bodoh, maka kita menjadi manusia yang: Yah… sekarang begini ini… Kalau dulu anda pintar pada dasarnya, masa sih anda jadi diri anda yang sekarang ini …. Benar kan..? Hayo semua… mengakulah bahwa kita……. Stupid yang suka pakai sandal jepit. Bukankah kehidupan anda yang sekarang ini, akibat dari tidak logisnya anda? Yang ingin saya katakan adalah:

Manusia Ternyata Tidak Logis!

Sudah. Sekian saja. Dipanjangkan juga percuma, sebab, anda tidak logis…..  Yang menulis posting ini, saya, ternyata tidak logis! Apalagi anda! Pusiiiingggg……..

Selamat Melogis-logiskan Diri. Salam Dari Saya Yang Mulai Logis. Hilal Achmar.

28 Juli 11. 09.56.