43. HIDUP DI DUNIA DALAM REAL TRUTH SCIENCE

Peta Yang Nyata Dan Tidak Nyatabenarnya

Peta hidup adalah peta yang dibuat oleh individu yang komponennya berasal dari:

1. Informasi dan pengalaman yang kita terima, sejak kita kecil, yang kemudian melekat dalam jiwa kita, baik pengalaman buruk atau baik menurut pandangan kita, yang menjadikan totalitas pengalaman itu mengintegral menjadi ‘diri kita’.  Dalam masalah sosial misalnya, jika individu mempunyai pengalaman berupa informasi bahwa asosial lebih baik dari makhluk sosial, maka akan terkesan individunya asosial, yang tidak mau bergaul.

2, Pengetahuan. Jika individu berasal dari keluarga lack of science, dan dia merasa baik-baik saja dengan kekurangan pengetahuannya itu, maka terkesan individu tersebut bodoh. Jika individu berasal dari keluarga berpengetahuan luas, maka individunya terkesan pandai.

3. Lingkungan Sosial. Jika individunya hidup dalam lingkungan sosial yang baik, saling bertoleransi, tolong menolong, hangat, terbuka, jujur, ikhlas, bersyukur, agamis, spiritualistis, maka individunya terkesan baik. Sebaliknya, jika individu hidup dalam lingkungan yang buruk, saling bersaing, tidak tolong menolong, tidak agamis, banyak perjudian dan hal-hal buruk lainnya, maka individunya akan terkesan buruk juga, karena individu, membuat peta dunianya sendiri-sendiri yang spesifik.

Saya kira cukup tiga saja, sebenarnya masih ada lagi, agama misalnya.
Yang saya ingin katakan adalah:

Diri Sendiri, Keluarga, Lingkungan, Dan Pengetahuan, Menjadi Elemen Peta Dunia Yang Dibuat Oleh Seorang Individu.

Dunia adalah totalitas hidup kita, dimana kita bertanggungjawab kepada diri kita, keluarga kita, lingkungan kita, dan tanggungjawab lainnya, sesuai dengan kapasitas diri kita. Kapasitas diri masing-masing individu berbeda. Orang kaya diberi kapasitas untuk menolong yang miskin. Orang berilmu diberi kapasitas untuk mengajar.

Kapasitas Diri Adalah, Pencapaian Individu Agar Individu Menjadi Berarti Dalam Hidupnya.

Dari kapasitas diri, maka individu menambahi peta hidupnya, dengan arah dan tujuan hidupnya. Orang kaya yang peduli, mempunyai peta yang nyatabenarnya. Orang kaya yang tidak peduli, mempunyai peta yang tidaknyata benarnya. Banyak juga individu yang petanya hanya mau menerima, tidak mau memberi.

Peta individu berada dalam alam bawah sadarnya. Itulah The Leader, yang menunjukkan arah, dan segala tindakannya. Namanya juga alam bawah sadar, peta itu tidak disadari. Saya menulis ini, bertujuan untuk, mengingatkan jangan sampai kita mempunyai peta realitas kehidupan yang tidak nyata benarnya.

Jadi, kita harus bertanggungjawab terhadap diri kita sendiri, membuat peta realitas kehidupan yang benar, memberi informasi kepada keluarga dan lingkungan kita, sesuai dengan kapasitas diri yang kita capai. Bagaimana Meningkatkan kapasitas diri, akan saya posting nanti.

Hiduplah Dalam Real Truth Science, Agar Mendapat Peta Kehidupan Yang Nyatabenarnya. Anda Akan Disyukuri.

Jika anda sselalu mencari yang nyatabenarnya, anda akan menemukannya. Setelah anda menemukan, maka yang nyatabenarnya itu akan menjadi peta kehidupan anda, dan menuntun anda untuk meningkatkan kapasitas diri anda.

Selamat Membuat dan Membaca Peta. Hati-hati Jangan Nyasar … Hilal Achmar

06 juni 2012. 06.43

Advertisements

41. HIDUP BARU BERARTI SAAT KITA MENGENALI

Apa dan Siapa yang harus kita kenali? Apa saja yang berada dan berhubungan dengan kita. Maksud saya apa saja, ya semua. Contohnya, hidup baru berarti saat kita mengenali:

1. Diri sendiri: darimana berasal, mau kemana, apa tujuan hidup kita.

2. Keluarga/Orang Tua/adik/kakak : bagaimana kita harus bersikap.

3. Lingkungan.

4. Bumi Tempat Berpijak.

5. Semesta Tempat Bumi Diletakkan.

6. Pengetahuan Yang Tersedia.

7. Tuhan.

Ini adalah pembahasan yang panjang. Saya pernah menulisnya pada media yang lain lagi. Minimal manusia harus mengenali 7 point diatas, agar dirinya dapat berarti, apa yang harus ditindakinya dalam memberi kontribusi kepada yang lainnya diluar diri. Apakah anda sering memberi kontribusi pada 7 point diatas? Saya harap sering.

Sedikit Saja Kontribusi Anda Pada Apa Yang Seharusnya Anda Kenali, Anda Akan Disyukuri.

Anda dapat mencari perihal 7 point diatas, baik pada psikologi atau psikiatri, saya hanya menekankan, bahwa contibution action, akan lebih dihargai, yang membuat kita disyukuri.

Mengenali adalah langkah awal adanya kesadaran yang dalam, kesadaran, akan membimbing anda ke arah aktualisasi diri (Silakan Baca buku Abraham Maslow).

Aktualisasi akan membimbing anda menemukan Real Truth Science, yang pada akhirnya menuntun kita pada Real Truth Human Being.

Itulah dasar pemikiran saya, yang akan mulai kita bahas.

Salam NyataBenarnya. Hilal Achmar.Kamu kok ngasih salam aja ngga nyatabenarnya…..!

06 Juni 2012. 4:53

40. REALTRUTH SCIENCE

Ini posting saya yang ke 40, seperti kata orang Life Begins At Forty, maka, saya katakan, My Posting Begins At Forty. Dari nomor posting ke 40 inilah saya akan lebih serius, tidak lagi menggoda dengan metascience. Mulai sekarang, thema blog ini menjadi:

REALTRUTH SCIENCE

Mengapa? Bukankah saya selalu menulis pengetahuan yang nyatabenarnya, dan saya giring anda ke metascience, toh, juga tidak ada yang protes…. Pengetahuan yang nyatabenarnya kan lebih dekat terjemahannya menjadi REALTRUTH SCIENCE.

Bagaimana Saya Menyadari Adanya Realtruth Science

1. Adanya Perbedaan Budaya: Saya hidup di Jakarta sebagian, sebagian lagi di Yogyakarta, dimana dahulu, ilmu berkembang pesat. Saya melihat, perbedaan budaya Jakarta yang mengintegral dalam diri saya, menimbulkan pertentangan dengan budaya Jawa (Yogyakarta khususnya).  Saya berfikir budaya mana yang paling benar?

2. Adanya Perbedaan Suku/Suku Bangsa/Bangsa. Sampai sekarang masih menimbulkan pertentangan. Contoh: Ambillah budaya barat yang baik, yang tidak baik kita sensor. Maka, disensor/diblokirlah banyak situs di internet, dan mediamasa yang tidak bisa di akses di berbagai negara belahan timur.

3. Adanya perbedaan informasi yang diterima oleh individu, yang kemudian mengintegral dalam dirinya, sehingga seorang individu dapat terlihat: sebagai orang yang: kaku, tegas, agamis, individual, sosial, egois, pelit, royal, baik hati, pemarah, pendendam dlsb, dalam bahasa ucap.

4. Adanya perbedaan pendidikan. Ada yang tinggi, sedang dan rendah.

5. Adanya perbedaan kultur dalam keluarga.

6. Adanya perbedaan Gen.

7. Adanya perbedaan perlakuan dalam keluarga dan masyarakat.

Dan masih banyak perbedaan lainnya, yang menyebabkan, tiap individu sangat specifik dalam mengkompilasi informasi ilmu yang didapatkan dan mengintegralkannya dalam diri dan kehidupannya. Yang menjadi pertanyaan saya adalah:

Apakah Ada Ilmu Pengetahuan Yang Nyatabenarnya, Agar Individu Tidak Salah Dalam Mengintegralkan Ilmu Dalam Diri Dan Kehidupannya?

Saya fikir ada! Kalaupun saat itu belum saya temukan, saya akan mencarinya. Sekitar tahun 1974, Bapak saya mengenalkan saya tentang adanya ‘Pengetahuan Yang Nyatabenarnya’, yang dicari dengan cara transendental. Pada saat itu, saya boleh dibilang masih ‘kecil’, tetapi saya bertekad untuk mencarinya, walaupun dengan cara transendental! Dan, memang pada awalnya, saya berusaha keras mencarinya dengan cara spiritual transendental. Dan mulailah saya hidup dalam dua dunia, dunia nyata dan dunia spiritual.Cara saya mencarinya:

1. Bapak Saya Melarang Saya Menjadi Hakim.

Belakangan saya baru tahu maksudnya, bahwa dalam memandang kebenaran, saya tidak boleh dibayar. Beliau takut, otoritas yang membayar saya, membelokkan saya dari kebenaran, integritas saya melemah. Beliau menginginkan, saya merdeka mencari sendiri pengetahuan yang nyatabenarnya. Maka, segala ilmu dan lintas ilmu yang saya pelajari, saya simpulkan benar tidaknya secara didaktis.

2. Mengelola Waktu Jeda Dengan Kegiatan Transendental.

Teknik saya menuju trancendence adalah, saya mengosongkan fikiran, sehingga saya tidak berfikir, dan mengosongkan rasa, sehingga tidak berperasaan apapun. Itu adalah Zero/Empty Condition. Pada awalnya, saya sering melakukannya saat relax di kamar tidur saya, kemudian, saya dapat melakukannya di mall, di cafe, saat jeda kerja dlsb.

3. Apa Gunanya Kegiatan Transendental?

Kalau gelas sudah penuh air, apakah dapat menerima sejumlah volume air yang dituangkan padanya? Tidak, air akan tumpah, dan volume air tidak bertambah dalam gelas, karena, gelas itu ‘sudah penuh’. Kalau gelas itu kita kosongkan, maka ia dapat menerima sejumlah volume air, sesuai dengan kapasitasnya. Walaupun tidak sepenuhnya benar, dapat saya analogikan: kalau fikiran kita sudah penuh, apakah masih dapat menerima informasi baru? Kalau fikiran anda sudah penuh, apalagi dengan berbagai persoalan dunia, apakah fikiran anda masih dapat me-receive informasi yang benar yang di-transmitter-kan ke anda? Tentu tidak. Pada saat saya melakukan kegiatan transendental, artinya saya memberi ruang dan waktu bagi ilmu dan informasi yang nyatabenarnya.

4. Apa Akibat Informasi Yang Tidak Nyata Benarnya Bagi Diri Dan Kehidupan Anda?

Informasi yang tidak nyatabenarnya, seperti virus di software atau otak/hardisk komputer. Misalnya komputer kita disusupi virus, yang menyebabkan kalau kita start, dia kembali restart….terus…. melelahkan! Tidak ada henti-hentinya restart…………

Begitu juga informasi yang tidak benar yang masuk dalam otak kita, seperti virus, kita akan memikir ulang informasi itu bolak-balik, tidak ada henti-hentinya, restart…. terus…..

Misalnya: anda diberi informasi yang tidak nyatabenarnya: sukses itu tidak harus menjadi kaya, punya helikopter, limousine, istana, dsb. Otak anda nanti seperti disusupi virus. Anda akan berfikir ulang terus: Apa benar sukses itu tidak harus menjadi kaya, punya helikopter, limousine, istana….? Mengapa saya katakan ilmu yang tidak nyatabenarnya seperti virus dalam otak anda? Setelah saya pelajari, ternyata orang-orang yang menderita gangguan jiwa, schizophrenia, bahkan gila, karena mereka mengintegrasikan dan mengkompilasikan pengetahuan yang tidak nyatabenarnya, sehingga mereka berfikir ulang terus, dan mengakibatkan kelelahan psikologis yang mendalam. Itu pendapat baru saya tentang Psikiatri.

5. Apa Gunanya Pengetahuan Yang Nyatabenarnya?

Pasti anda sudah tahu, jika membaca beberapa posting dalam blog saya.

6. Apakah Pengetahuan Yang Nyatabenarnya Spesifik Pada Individu?

Ya, spesifik pada tiap individu. Tidak sama pemahaman antar individu yang satu dan individu lainnya dalam menyerap pengetahuan yang nyatabenarnya, bergantung dari kadar ilmu dasar yang pernah dipelajarinya. Tetapi, cara mendapatkannya sama, dan teknik problem solving-nya juga sama. Kita disini, sedang mempelajari yang sama. Hasil yang didapatkan masing-masing kita, dapat berbeda. Semuanya akan menyehat-sejahterakan kita.

7.  Jika Ada Comment, Hal Baru, Atau Pertanyaan, Sedang Anda Enggan Berkomentar Disini, Anda dapat BBM saya. PIN: 27D08432

Salam. Hilal Achmar.

June 05, 2012. 17.43.

39. HILAL ACHMAR

Notice
If you want to invite Hilal Achmar as a Speaker Of Definitely True Knowledge, please do not hesitate to contact me.
Hilal Achmar
Ph: 0813 156 966 76 SMS ONLY!
Please SMS only, and please understand, I can not receive calls, due to my duties as speaker. My staff will call you back soon.
Thank you. Hilal Achmar

38. LINEAGE: GENERASI LALU DAN NANTI

Apakah anda pernah peduli dengan generasi lalu sebelum anda dan generasi nanti setelah anda?

Kalau anda jawab ya, sebenarnya, tidak nyatabenarnya anda peduli. Apakah anda mengetahui, apa yang generasi LALU kerjakan, dan apa kira-kira generasi NANTI akan kerjakan? Boro-boro menetahui generasi LALU! Apa yang generasi KINI kerjakan saja, tidak sepenuhnya anda ketahui bukan?

Apa Yang Dikerjakan Generasi Lalu? Generasi Lalu memberikan kita informasi agar kita hidup lebih mudah dan lebih nyaman!

Dengan apa? Dengan ilmu! Sayangnya belum dipilih, mana yang nyatabenarnya. Kalau dipilah sudah inilah pilahannya:

1. Ilmu Alam: Fisika, kimia, bumi. 2. Ilmu Kehidupan: Biologi, Zoology, Botany, Human Biology. 3. Ilmu-ilmu sosial. 4. Ilmu Aplikasi: Teori keputusan, matematika, logika, statistik, system dan komputer. dan 5. Ilmu Terapan.

Pembagian itu baik, apakah anda tahu, dimana diletakkan ilmu pengetahuan yang nyatabenarnya sebagai cabang ilmu baru dari pilahan ilmu di atas? Kalau begitu taruh saja di no.5. Atau, buat saja yang baru no.6. Pengetahuan Yang Nyatabenarnya. Intinya, saya berharap, semua teman yang membaca blog ini, menjadi kelompok awal orang-orang yang mengembangkan ilmu yang nyatabenarnya ini. Kembali lagi, yang dikerjakan generasi lalu adalah memberi informasi untuk generasi setelah mereka.

Apa Yang Dikerjakan Generasi Kini?

Generasi kini mengerjakan perihal informasi: mengumpulkan, memilih, memilah, mengolah, memberi, dan menerima informasi. Makanya eranya disebut Era Informasi. Generasi kini menerima informasi dari ilmu pengetahuan yang saya catat diatas, diolah dlsb, agar generasi kini hidup lebih mudah dan nyaman. Kalau ilmu murni terlalu susah ya.., baik yang mudah saja: kita tidak usah lagi sulit-sulit memikirkan cara membangun rumah, bertani, berbisnis, membuat mesin alat dapur, pertanian, mobil, tv, komputer, dlsb, karena kita telah diwariskan informasi itu! Anda ingin menjadi juragan: mobil seperti Honda? Atau Properti seperti Donald Trump? Atau Hotel seperti keluarga Hilton? Ngaku saja tidak bisa! Kita harus mengakui kehebatan informasi dan kehidupan mereka. Saya mengakui kehebatan mereka! Saya mengakui orang-orang yang hebat, karena, anak mereka akan hidup satu generasi dengan anak saya, dan dengan anak anda! Kalau anda membenci orang hebat, tidak mengakui keunggulannya, bagaimana bisa slogan ini berhasil: Satu Bumi Satu Umat Manusia.

One Earth One Human Being!

Keluarga kami mencatat, darimana asal kami, apa yang dikerjakan kakek moyang kami, dan apa yang dikerjakan generasi keluarga kami kini, dan informasi apa yang akan kami berikan pada generasi nanti, bukan hanya keluarga kami saja. Pengetahuan yang nyata benarnya adalah informasi, yang coba saya ulas secara umum bagi semua generasi kini dan nanti (kalau mau..)

Anda mungkin dapat mempelajari informasi apa yang terlupa dari moyang anda pada generasi lalu. Saya sarankan anda mulai mencarinya pada website Rodovid.org. Saya menulis informasi tentang lineage/asal-usul jalur keturunan saya pada website tersebut. Inilah asal usul keturunan saya, dan, tulisan saya itu yang terpanjang dari tulisan orang Indonesia yang ada. Tulisan saya telah diambil alih oleh rodovid.org, karena memberi informasi terlengkap tentang jalur keturunan lainnya. inilah asal usul saya, yang saya ambil dari:

http://id.rodovid.org/wk/Orang:354605

Karena panjang, maka akan saya tulis di posting saya No 39. HILAL ACHMAR LINEAGE.

Salam Antar Generasi. Hilal Achmar

03 June 2012 21.20.

37. BERSYUKUR

Apakah Anda Pernah Bersyukur Dan Meminta Orang Untuk Bersyukur?

Rasa-rasanya semua orang pernah bersyukur, tingkat kemudian pernah juga meminta orang untuk bersyukur, tingkat lanjutnya adalah, merasa diri penuh syukur, sehingga merasa orang lain tidak bersyukur, sebersyukurnya seorang individu. Ini sih biasa saja, dan mudah ditebak larinya ya, kan kita sekarang sedang mendalami pengetahuan yang nyatabenarnya…….

Apakah Ini Caranya Bersyukur?

1. Benar-benar mengucap syukur dengan lidah. Semua orang bisa, karena mudah, dan gratis, artinya   tidak mengeluarkan uang atau biaya apapun. Semua orang mudah mengucapkan Puji Tuhan atau Segala Puji Bagi Tuhan.

2. Meyakini bahwa dirinya benar-benar telah bersyukur. Yang ini susah tapi tetap gratis! Contohnya, anda pulang pergi kantor naik mobil. Tapi, berapa ribu kali anda ngomel dalam hati sepanjang kemacetan…..

3. Berbagi dari apa yang disyukuri. Yang ini paling susah, sebab bayar! Pada saat beli mobil baru, anda bersyukur bukan? Tetapi berbagi apa yang anda syukuri, misalnya mengajak orang komplex anda untuk bersama anda berangkat kerja, wah susah kali yaaa….. Juga apakah sebagian rizki anda untuk janda? Untuk Anak Terlantar/Yatim? Dll? Mungkin anda fikir, bayar lagi….. bayar lagi….. Yang saya ingin katakan adalah:

Bersyukur Itu Bukan Hanya Di Lidah Saja.

Mengapa orang banyak mengelak mengerjakan cara bersyukur yang no.2 dan 3 diatas? Karena manusia tidak benar-benar mengerti, gunanya bersyukur. Dibawah ini saya copy paste dari akun twitter saya tertanggal 18 Nov 2010:

Hilal achmar ‏@hilalachmar

Jalan tercepat untuk hasil yang luar biasa, saya dapatkan dari jalur memberi, kemudian baru dari jalur mencari.

Anda yang senang membahas pengetahuan yang nyatabenarnya, saya yakin mengerti apa yang saya Tweet itu. Juga teman yang selalu datang ke rumah saya untuk berdiskusi, atau saya mengunjungi mereka.

Apa Gunanya Bersyukur?

Apakah anda benar-benar mengetahui gunanya bersyukur? Kalau anda tidak tahu gunanya, jadi buat apa anda bersyukur? Semenjak anda bersyukur, apa keuntungannya bagi anda?

Bersyukur Dan Marah Beserta Kawan-kawannya Tidak Dapat Berdampingan!

Bukankah marah, dengki, iri, cemburu, berkawan dalam hati? Bagaimana bisa, anda menilai diri anda penuh syukur sekarang………

Saya katakan dari yang nyatabenarnya:

Tidak Seorangpun Manusia Mengetahui Caranya Bersyukur.

Apakah Anda Benar-Benar Mengerti Caranya Bersyukur?

Cara bersyukur spesifik pada tiap makhluk. Guna bersyukur adalah Universal.

Kegunaan Utama Bersyukur Adalah: Agar Kita Disyukuri!

Pernah dengar dan membaca statement seperti itu? Tentu tidak. Kata disyukuri dalam bahasa Indonesia ucap hampir tidak pernah di dengar. Paling juga dialek Jakarta: Sukurin kamu kehujanan!, konotasinya negatif. Disyukuri yang saya tulis berkonotasi positif.

Salam. Hilal Achmar

02 Juni 2012.