VIII. TI / TEKNOLOGI INFORMASI DAN METASCIENCE

Semua orang sekarang menggunakan Teknologi Informasi, termasuk anda dan saya. Dengan teknologi, informasi menjadi mudah tersebar. Saya membagi teknologi informasi menjadi dua bagian saja untuk sementara: 1. Segi Teknologinya. 2. Segi Informasinya.

1. TEKNOLOGI: Kita melihat sekarang, untuk teknologi informasi, banyak orang bekerja untuk mengembangkan, memiliki dan meneliti teknologinya sendiri, bukan informasinya! Apa yang banyak dipunyai banyak orang? Salah satunya adalah Handphone, sebagai salah satu kemajuan industri TI. Sebenarnya sangat menggembirakan. Saya menggunakan waktu jeda dengan equipment IT.

2. INFORMASI: Informasi inilah substansi yang dimudahkan oleh IT equipment, untuk di-storage, di-share, di-edit, dan disebarluaskan secara umum atau terbatas. Dalam metascience, yang terpenting adalah substansi informasinya, bukan teknologinya. Informasi dalam metascience sementara, kita bagi dalam 2 bagian besar. a. Informasi Alam Semesta Rendah. b. Informasi Alam Semesta Tinggi. Mohon maaf, saya bukan dukun atau supranaturalis. Saya bekerja dalam bidang metascience.

a. Informasi Alam Semesta Rendah: Informasi alam semesta rendah ialah, segala macam informasi yang ada di alam semesta tempat kita tinggal. Informasi itu bisa berupa berita yang sederhana, misalnya saya menulis status di fb: Meeting……….. Dan dapat juga informasi yang lebih rumit, misalnya hukum-hukum fisika, kimia dan biologi. Informasi dari dan hanya untuk alam semesta ini masuk dalam bagian science, oleh karenanya bisa salah dan bisa benar. Juga, bisa benar dalam satu kondisi dan situasi, tetapi bisa salah dalam satu kondisi dan situasi yang lain. Waktu juga besar pengaruhnya bagi benar salahnya suatu informasi. Maka dapat dikatakan, informasi dari alam semesta rendah bersifat relatif.

b. Informasi Alam Semesta Tinggi: Informasi alam semesta tinggi ialah, segala macam informasi yang ada di alam semesta tinggi, yang bukan tempat kita tinggal. Informasi itu bisa berupa berita yang sederhana, misalnya mimpi yang benar, dan dapat juga informasi yang lebih rumit, misalnya intuisi, yang dapat memecahkan hukum-hukum fisika, kimia, biologi atau cabang dari kelompok science besar tersebut, yang sebelumnya mengalami kebuntuan. Cara yang lebih sederhana dalam bekerja, termasuk dalam informasi yang berbentuk intuisi. Itulah sebabnya, mengapa anda dapat mengerjakan pekerjaan yang sama, dengan cara yang lebih mudah dari individu lainnya. Informasi dari alam semesta tinggi ini masuk dalam bagian meta science, oleh karenanya kebenarannya pasti. Tidak terpengaruh pada satu kondisi , situasi, tempat dan waktu.  Maka dapat dikatakan, informasi dari alam semesta tinggi bersifat mutlak. Masalahnya adalah, bagaimana kita dapat menginput informasi dari alam semesta tinggi, sebagai tambahan ilmu pengetahuan untuk kita? Apakah intuisi itu, kadang-kadang saja datang, kali lain, tidak datang-datang, sehingga, song writer mandek, tidak bisa lagi membuat masterpiece dalam karya berikutnya? Kita berencana, membuat intuisi itu memberi informasi ketika kita butuhkan, seperti kita menekan tombol saklar on tv, untuk segera mendapat informasi.

Kita akan membahas, bagaimana kita dapat mengakses informasi dari alam semesta yang lebih tinggi, seperti dengan mudahnya kita menekan saklar on tv, untuk segera melihat informasi yang berupa gambar/video dan suara/audio dari stasiun pemancarnya. Marilah kita membahas satu persatu:

1. Waktu yang tepat untuk mengakses informasi dari alam semesta tinggi.

2. Cara mengakses informasi.

3. Syarat mengakses informasi.

4. Pengakuan akan keterdesakan

5. Keterpaksaan untuk mengakses informasi

6. Penitian link informasi.

7. Kebahagiaan dan Keberhasilan dalam pencapaian pengaksesan informasi dari alam semesta yang lebih tinggi.

Saya meyakini, bahwa setiap individu, sekali dalam hidupnya, pasti pernah mendapat intuisi, baik disadari, atau tidak disadari, baik informasi dari intuisi itu digunakan atau tidak. Begitu juga saya meyakini, bahwa, setiap individu, pasti datang pada dirinya sesuatu yang besar, yang secara logika, tidak mungkin datang menghampiri anda. Mohon anda terangkan kepada saya, perkara besar yang datang pada diri anda itu, yang tidak dapat anda terangkan secara scientifik, apakah anda tidak akan terangkan selamanya? Ataukah, anda akan mencari keterangannya dari metascience? Misalnya, perkara besar tentang perkawinan, kekayaan, kepribadian dan lain-lainnya. Waktu saya sekolah di SMA III Yogyakarta, saya ingin mempunyai istri berdarah keraton yogya, bule, dan manado. Kalau saya ceritakan waktu SMA dulu, pasti saya akan ditertawakan 3 hari 3 malam. Masakan ada ningrat bule dan manado. Saya biarkan dan menjaga ‘peta’ itu sampai saya lulus SMA dan PT.  Peta itu akhirnya menunjukkan saya cara mencapainya……..

Yang saya ingin tekankan adalah, buatlah suatu peta, baik peta kekayaan, cinta, kepribadian, kedudukan, pangkat dan derajat yang anda inginkan. Carilah intuisinya dengan tujuh jalan diatas, dan anda akan menikmati kebahagiaannya, tidak peduli seberapa muda dan seberapa tuanya kita. Untuk memacu intuisi saya, silakan tinggalkan pesan anda disini. Semoga Berbahagia dan Sejahtera Untuk Anda Sekalian. Salam.

VII. METASCIENCE HARI INI

Metascience masih dipandang sebelah mata. Kalau bahan ajar, ada. Tetapi tidak fokus. Tidak ada fakultasnya di Indonesia! Mungkin manusia tidak lagi ingin belajar ilmu yang “meta”, sibuk pada era globalisasi kini.

Kalau ingin pandai, tentu manusia harus belajar. Mengapa, ada manusia yang belajar pagi sore siang malam tidak menjadi genius? Sebabnya adalah: 1. Pada dasarnya mereka itu bukan genius. Atau 2. Mereka tidak mampu menemukan kegeniusan dalam diri mereka! Metascience dalam pembelajaran, tidak hanya mengakui manusia genius karena pada dasarnya, tetapi juga mengakui manusia dapat menjadi genius karena ‘kesadarannya’.

Kebalikannya adalah, mengapa manusia yang menggunakan waktu untuk belajar sedikit saja, kelihatan begitu genius dalam kehidupannya? Atau manusia yang menggunakan sedikit saja waktunya untuk bekerja, dapat menjadi kaya raya? Mengapa manusia yang secara fisik tidak menarik, menjadi idola? Mengapa anak yang nakal pada waktu SMA menjadi kiai? Mengapa anak yang dianggap bodoh waktu kuliah menjadi publik figur, atau mengapa teman SMA yang digadang-gadang kini terpuruk? Science bisa menerangkannya dengan sejuta argumen, lalu dibantah lagi dengan sejuta argumen. Metascience akan membahas segala hal yang tidak dapat diproses oleh daya fikir rasional dan logika.

Metasicience hari ini akan membahas:

1. Templat Manusia. 2. Setiap manusia mempunyai template dasar untuk menjadi sehatsejahtera. 3. Petunjuk teknis agar template tersebut tersadari. 4. Metode penyerapan ilmu untuk template. 5. Hubungan ilmu yang tersimpan dalam template pada tingkahlaku dan kesehatsejahteraan.

Saya mempunyai keterbatasan waktu. Tentu saya tidak akan menulis lebih panjang, jika dianggap tidak bermanfaat, atau anda tidak akan membaca pengetahuan yang tidak ada manfaatnya bagi anda. Saya hanya sekadar berbagi metascience yang saya pelajari sejak kelas II SD. Jika anda tertarik, saya akan membahas lebih panjang, tentu dengan tidak panjang lebar. Jika anda inginkan pembahasan yang panjang lebar, silakan mengirim alamat email anda, atau mengikuti forum metascience off air yang saya pimpin, atau memberi comment. Terima Kasih. Salam.

VI. SPIRITUAL HARI INI

Spiritual mewujud dalam bentuk trend dalam masyarakat dan komunitas.

Spiritual itu science atau metascience? Jika spiritual adalah metascience, kemudian saya mempelajarinya secara ‘science’, ada benarnya, sayangnya, ada juga tidak benarnya. Kalau spiritual adalah ‘science’, maka kajian bidang spiritual cukup pada science saja. Timbul masalah baru, jika spiritual adalah ‘metascience’. Spiritual yang science, sudah marak kita saksikan dalam masyarakat/komunitasnya masing-masing. Kajiannya, banyak, komunitasnya banyak, ritualnya tidak terhitung, pakaiannya warna-warni, aneka ragam, segala trend dipadupadankan. Spiritual yang berkembang di dunia, mengikuti local genius dalam bidang spiritual pada era lampau sekali. Marilah kita membahasnya dengan bahasa kita sehari-hari. Tulisan ini bukan dimaksudkan untuk karya ilmiah, harap anda juga maklum akan keterbatasannya.

Spiritual Hari Ini.

Jika masyarakat atau suatu komunitas menjalani kehidupan dengan memasukkan unsur spiritual dalam kehidupannya, artinya adalah, mereka mengikuti seorang atau beberapa orang local genius yang hidup pada masa lampau sekali. Yang akan saya bahas adalah, apakah mereka benar-benar mengikuti ‘Ajaran Sang Local Genius’, atau mereka sedang mengikuti trend dalam masyarakat, kemudian individu tersebut, atas dorongan dirinya, atau lingkungannya, atau supaya dianggap orang baik, kemudian mengikuti trend ‘Hidup Penuh Dengan Spiritualitas’. Valid kalau spiritualitas adalah science belaka. Menjadi tidak valid, kalau spiritualitas adalah metascience.

Saya berpendapat, spiritualitas adalah metascience. Anda tidak percaya pada metascience juga tidak apa-apa. Sepak Bola itu science atau metascience? Science? Benar! Ada akademinya! Metascience? Benar! Banyak pemain yang berdo’a sebelum bertanding, dan menunjuk langit ketika memciptakan goal. Apakah hal ini diajarkan pada akademi, menunjuk langit ketika menciptakan goal? Tidak. Kalau ada dosen yang mengajari menunjuk langit, pasti ditertawakan. Yang saya ingin katakan adalah, metascience tidak banyak diajarkan pada segala bidang ilmu dan kehidupan. Pada fakultas ekonomi, mahasiswa belajar economic science, yang meta tidak ada kuliahnya. Manusia, dengan tertatih-tatih kemudian mempelajari metascience, meniru-niru, trial & error, kemudian hasilnya banyak salahnya daripada benarnya.

Kemudian… luluslah mahasiswa ekonomi itu menjadi sarjana ekonomi. Mendirikan perusahaan, kalau ada modal, selamatan, agar perusahaan berdiri terus (saran:jadilah tukang cukur…), uncang-uncang kaki dapat uang (saran: jadilah tukang jahit…), berdo’a siang dan malam. Metascience? Ya. Bagaimana perusahaan itu dapat sukses dan berkembang, secara metascience tidak pernah diajarkan. Makanya sarjana itu meniru saja ritual yang pernah dilakukan oleh masyarakatnya. Saya akan membahas yang seperti itu, misalnya, bagaimana perusahaan dijalankan oleh science dan metascieence.

Bahasan metascience harini, yang saya cuplik dari makalah-makalah saya meliputi bahasan:

1. Metascience dalam keseharian. 2. Pencarian metascience. 3. Sumber-sumber metascience. 4. Metascience dalam bidang berurutan: 5. sosial, 6. ideologi, 7. politik, 8. ekonomi, 9. budaya, 10. pendidikan, 11. psikologi, 12. Agama, 13. Perkawinan & Perceraian, 14. Spiritual, 15. Global Science, 16. Gaya Hidup, 17. Ya… masih banyak lagi….

Seperti saya katakan, saya tidak akan menulis hal yang tidak bermanfaat, atau tidak dibutuhkan. Jika anda tertarik, kirim email anda kepada saya, atau tulislah comment, yang saya dapat berinteraksi dengan anda secara scencetech, atau malahan berinteraksi secara metascience? Salam.

Akan saya bahas kemudian.

V. PENGAKUAN METASCIENCE DALAM HUMAN BEHAVIOUR

Tingkahlaku manusia, secara metascience, mudah dipelajari. Singkatnya, ada dua golongan besar saja tingkahlaku manusia: 1. Baik. 2. Buruk. Lebih jauh tentang tingkahlaku, yang menyebabkan tingkahlaku anda menjadi baik, silakan anda merujuk pada science filsafat, psikologi, atau psikiatri yang telah banyak beredar textbooknya. Membicarakan science tingkahlaku manusia, bukan inti bahasan kita kali ini. Yang kita akan bahas adalah, human behaviour menurut metascience.

HILAL AXIOMA: TINGKAHLAKU YANG BAIK, HANYA DIDAPAT PADA INDIVIDU YANG SEHAT SEJAHTERA.

Ini axioma saya. Bantahan bisa saja terjadi, baik datang dari science, maupun metascience sendiri. Bagaimana bisa, individu yang jelas-jelas terlihat tidak sehatsejahtera, mempunyai tingkahlaku yang baik? Menurut axioma ini, kita akan sia-sia saja, jika ingin merubah tingkahlaku yang buruk dari individu / masyarakat, kalau individu-individunya belum sehatsejahtera!

Secara science, agar mereka sehatsejahtera misalnya: Berikan segala bantuan, sediakan mereka lapangan pekerjaan, dirikan pabrik padat karya, berikan pelatihan praktis, beri pengetahuan tentang kerja, lapangan kerja dan kesehatsejahteraan.Secara metascience, agar mereka sehatsejahtera misalnya: Kita menganjurkan mereka untuk memberikan bantuan kepada individu lain, baik berupa tenaga, fikiran, uang, atau waktu. Kira-kira saja, apa yang terjadi? Dari 1.000 individu, anda beruntung, kalau 1 individu saja mengikuti saran anda, agar diri mereka sehatsejahtera. Ini membuktikan bahwa, pada individu yang tidak beruntung dalam kesehatsejahteraan, hampir tidak ditemui adanya tingkahlaku yang baik.

Sekarang, secara metascience, kita akan menganjurkan, sekelompok individu yang kelihatannya sehat sejahtera, agar lebih sehatsejahtera lagi, dengan jalan menolong individu lain yang kurang beruntung. Kira-kira saja, dari 50 orang kawan anda dan anda, berapa yang mau menolong? Ya, sekira 1 atau 2, atau 5 orang pasti mau.

Begitulah alasannya, mengapa orang kaya, bertambah kaya, karena mereka bertingkahlaku baik. Memberi adalah salah satu jalan menjadi sehatsejahtera dalam metascience, hukumnya harus! Sehatsejahtera, adalah dasar dari segala tingkahlaku yang baik. Menjadi sejahtera dengan jalan metascience, saya fikir, dibahas tersendiri.

IV. SPIRITUAL DALAM TINGKAHLAKU MANUSIA

Spiritual baru diyakini perannya pada tahun-tahun belakangan ini dalam science bertradisi barat! Kalau di Indonesia dari zaman purbakala dulu, sudah diakui adanya. Di pantai selatan jawa, orang pasti ‘kenal’ dengan Sang Nyai Roro Kidul. Percaya atau tidak, mereka pasti ‘kenal’. Misalnya, dia cantik, punya kerajaan, atau minimal punya nama!

Spiritual adalah bagian dari metascience, yang sampai saat ini, banyak sarjana bertradisi barat, tidak mengerti-mengerti, maksud dan tujuan orang-orang timur mengambil spiritual dalam hidup dan keseharian kehidupannya. Mungkin lucu bagi ilmuwan bertradisi barat, melihat orang timur, atau orang Indonesia, mulutnya komat-kamit terus. Mau naik kendaraan berdoa, mau makan berdo’a, mau tidur berdo’a, bangun tidur berdo’a, mau ujian berdo’a, ingin naik jabatan berdo’a.

Metascience mengambil bagian dalam menerangkan spiritual manusia. Saya akan membatasi pembahasan spiritual dalam metascience yang berhubungan dengan locus/tempat dan fungsi dari:

1. Ruh

2. Jiwa

3. Hati

4. Akal Logika

5. Akal Nalar

Saya ingin bertanya dulu, apakah fungsi ruh itu dan dimana tempatnya? Tinggalkanlah pesan anda, sebelum saya menguraikan fungsi dan locus/tempat kelima materi diatas. Apakah anda ingin saya menguraikan kelima materi diatas? Saya akan meloncat ke materi yang lain lagi. Salam. Hilal Achmar.

 

III. SPIRITUAL & METASCIENCE

Antara spiritual dan metascience, mempunyai keterkaitan yang erat. Science memang dapat menerangkan tentang spiritual, yang banyak terdapat pada masyarakat di belahan dunia timur, tetapi tidak dapat menerangkan substansi yang terdalam dari spiritual, mengapa orang timur, melibatkan spiritual dalam keseharian kehidupannya.

Bersambung.

II. METASCIENCE: DULU, KINI DAN ESOK

Metascience saya akui, sangat lambat perkembangannya. Kira-kira 5.000 tahun yang lalu, spiritual mulai dijalani umat manusia. Pada zaman itu kehidupan spiritual pertama yang dicatat dalam sumber-sumber informasi yang dapat dipercaya. Itulah zaman Nabi Adam As, beserta Istri dan keluarganya. Kisah spiritual ini, dimengerti oleh pemeluk agama-agama yang bersumber dari Kitab Suci yang bersifat ‘Langit’.

Metascience: Dulu

Dulu, keluarga Nabi Adam As, anak-anaknya, saya rasa mengerti benar bahwa, tidak ada manusia lengkap pengetahuan, yang lebih ‘tua’ dari bapak dan ibu mereka. Bahwa, bapak mereka begitu saja ada itu, yang menciptakan adalah Tuhan. Maka, kehidupan spiritualitas berlangsung. Semua agama langit mengerti, bahwa spiritualitas itu, berjalan sampai hari ini, dengan tambahan, pengurangan dan penyesuaian tata cara berkehidupan. Dalam kisah Nabi Adam As, kita mengerti, bahwa informasi yang berkaitan dengan metascience dan spiritualitas yang disampaikan Nabi Adam As kepada anak-anaknya, tidak semua dapat dicerna akal anak-anaknya. Misalnya pelajaran tentang berkurban. Qabil berkurban yang jelek-jelek. Habil yang bagus-bagus. Qabil mengetahui cara mengubur dari pelajaran yang diberikan burung, bagaimana cara mengubur, yaitu memendam dalam tanah. Kisah ini sekali lagi telah diketahui banyak orang. Saya hanya ingin memberikan second opinion, bahwa kisah yang sederhana itu, yang berasal dari keluarga dimana asal-usul kita dimulai, dimulai juga kehidupan spiritual manusia, yang bukan fisik belaka.

Metascience: Kini

Metascience kini pada hari ini, perkembangannya sejak Nabi Adam As, memang lambat sekali. Pesan berkurban itu, yang memberi sedikit saja dari yang kita punya, keadaannya juga masih seperti zaman Nabi Adam As. Maksud saya, jarang juga orang yang mau berkurban. Padahal pesan itu, dari dahulu, sampai sekarang masih menggema dan digemakan, maksudnya, masih terus diajarkan pada sekolah, atau ceramah-ceramah keagamaan berbagai agama. Saya mengetahui, bahwa sedikit saja manusia yang benar-benar memahami dan menjalankan pesan yang disampaikan untuk ruhaninya, dalam kehidupan masyarakat dunia hari ini. Orang yang tidak mau berkurban untuk saudaranya sesama manusia yang membutuhkan pertolongan, karena orang itu tidak mengetahui dan faham manfaatnya.

Saya hanya fokuskan pada berkurban untuk bahasan metascience kini. Hari ini, terus digemakan, bagaimana orang sebaiknya berkurban. Stasiun TV memberi andil besar dalam menyebarkan faham spiritualitas ini. Kalau anda berkurban, hasilnya akan kembali kepada anda dengan berlipat ganda. Maka, berbondong-bondonglah orang berkurban. Untuk menyebarkan faham, audio visual, TV, paling unggul. Tapi kita tidak bisa menyebarkan faham metascience hari ini di TV bukan? Ya. Tidak populer, tidak mencapai rating, tidak banyak yang mau pasang iklan.

Kita mempunyai saluran TV yang banyak menayangkan tayangan metascience bidang spiritual, yaitu DAAI TV. Ini bukan iklan. Saya tidak ada hubungannya dengan DAAI, juga DAAI tidak pernah ada iklannya………. Ada yang mau berkorban dibelakangnya. Ada hasil yang tidak kita lihat, tapi mereka ‘melihat dan menyaksikan’ hasil pengurbanan mereka. Hasil implementasi spiritual dalam kehidupan, bisa instan segera, bisa juga memerlukan waktu. Manusia kini menginginkan yang serba instant, salah satu sebab, mengapa kehidupan spiritual agak menjauh dari kehidupan umat manusia. Ternyata hobby manusia yang jarang terungkap adalah: Hobby Membuat Dirinya Tergesa-gesa.

Metascience: Esok

Metascience esok hari akan terus merosot keberadaannya dalam bidang ilmu. Keberadaan metascience esok hari, bergantung keadaan keluarga kita hari ini. Pada generasi mendatang, ketika spiritual mencapai titik terendahnya, ketika berbagai pemimpin spiritual dan keagamaan sudah tidak punya ilmu, karena jalur keluarga mereka tidak terdapat tradisi turun-menurunkan ilmu, mereka sudah sangat alim kalau bisa mengatakan pelajaran atau berpidato, atau berkhutbah seperti ini:

“Saudaraku sekalian, dahulu, saya mendengar dari kakek-kakek saya, kata mereka,  Tuhan adalah Allah.”

Bukankah saya telah mengajak anda menembus waktu berabad-abad mendatang? Jika anda dapat membayangkan, anda berada pada masa abad mendatang itu, dan dapat merasakan bagaimana pengetahuan akan Tuhan telah musnah, atau hanya tinggal sedikit saja diketahui, seperti pidato/khutbah diatas, maka anda berbakat mempelajarinya.

Dengan Kenangan, Anda Dapat Menembus Waktu Ke Belakang. Dengan Daya, Anda Dapat Menembus Waktu Ke Depan, Berabad-abad Ke Depan……

Salam. Hilal Achmar.

I. METASCIENCE

https://hilalachmar.wordpress.com

English Version On Above Of This Page

Metascience, mudahnya, menurut saya, adalah study mengenai segala sesuatu yang terdeteksi dan tidak terdeteksi oleh panca indera. Meliputi bentuk gelombang, getar energi, dan frekwensi dan segala sesuatu yang tidak terlihat, yang berbeda dengan pengukuran gelombang, getar dan frekwensi, misalnya bunyi, yang terukur dalam science.

Saya pernah ditanya oleh seorang Profesor dari ITB, apakah supranatural (sebenarnya yang saya maksudkan dalam satu pembicaraan itu adalah metascience) ada gunanya dalam kehidupan saya. Saya menjawab: Ada! Saya mempelajari metascience sekira 75% dan science sekira 25%. Dapat dikatakan bahwa, pribadi saya, adalah hasil implementasi metascience yang terdapat dalam template saya. Science sudah tersedia, saya tinggal membaca. Metascience, sedikit saja informasi yang tersedia, sehingga saya harus mencarinya sendiri.

Kalau anda ingin mempelajari metascience, sekarang kita setuju, bahwa klasifikasi ilmu pengetahuan menjadi seperti berikut: Global Science terbagi dalam 1. Science beserta cabang dan rantingnya, 2. Metascience beserta cabang dan rantingnya.

Aura: Contoh Metascience yang paling sederhana:

Jika anda duduk dihadapan cermin, pandangan anda tidak fokus, seperti melamun, pandangan melewati bahu anda terus lepas tidak fokus kebagian belakang bahu, anda akan melihat sinar aura diri anda meliputi permukaan tubuh anda dan kepala anda. Sinar aura ini dapat berbeda warna, seperti pelangi, atau hanya satu warna. Dan juga dapat berbeda atau sama pada setiap individu. Sebenarnya, sinar aura ini tidak terlihat oleh indera penglihatan, tetapi terbukti, anda dapat melihatnya dengan hanya ‘merubah sedikit saja teknik’ melihat anda! Ini dasar teknik yang luar biasa yang saya sadari. Saya hanya perlu merubah tekniknya, untuk dapat mengoptimalkan pancaindera saya, artinya, saya dan anda akan dapat mendeteksi dengan pancaindera yang telah tersedia, segala atau sebagian sesuatu yang tadinya tidak dapat terdeteksi! Mengenai aura ini, science kemudian membuktikan bahwa, aura yang meliputi bagian luar diri kita benar-benar ada dan dapat dibuktikan dengan Kirlian Photography. Untuk tidak mengulang-ulang ulasan, mengenai Kirlian Photography, andan dapat melihatnya pada situs: http://en.wikipedia.org/wiki/Kirlian_photography

Adanya aura yang dapat dilihat seperti yang saya contohkan diatas, sudah banyak publikasinya, dan masih sedikit yang membacanya. Pengetahuan tentang metascience belum popular, belum tersebar luas, dan belum banyak juga ‘komunitas’nya, walaupun Local Genius-nya saya kira tidak kurang banyaknya.

Di Indonesia, jalur Metascience dapat ditelusuri dari jalur keluarga/keturunan (lineage), yang saya sendiri sedang menyusun lineage, asal-usul diri saya, yang belum selesai, dan anda juga dapat menyusun lineage anda sendiri. Siapa yang tahu nanti, saya dan anda mempunyai ancestor (moyang) yang sama.

Mengapa saya perlu membahas lineage dalam topik metascience yang sedang kita bicarakan? Karena metascience, mudahnya dan singkatnya saja, mengalir pada 3 jalur keluarga, yang menghasilkan 3 tipe utama metascience yang saya sebut saja:

1. Metascience Type Am.

2. Metascience Type Jn.

3. Metascience Type Mu.

Ketiga tipe metascience itu, dapat ditelusuri dari masing-masih individu, yang anehnya, seperti mengikuti kode genetik pada chromosome manusia! Misalnya, jika diantara anggota keluarga saling bertengkar, keluarga itu bisa menyelesaikannya dengan Science saja: Pergilah ke psikolog untuk konseling keluarga. Tetapi saya, dan individu yang bergerak dalam metascience, selalu memulai dari mengeksplorasi template, keluarga itu berada dalam metascience type apa, apakah Am, Yn, atau Mu. Dalam hal pertengkaran, keluarga metascience Type Jn, tidak akan pernah dapat diselesaikan dengan science! Jadi, akan sia-sia mendamaikan keluarga itu, walau dia psikolog, kiai, atau pendeta. Pengalaman, data, dan kenyataan yang hidup dalam masyarakat, membuktikan, adanya kegagalan menyelesaikan ‘pertengkaran’ yang kelihatannya, sangat mudah untuk ‘didamaikan’, ternyata misi pendamai : ‘gagal mengupayakan perdamaian’. Metascience, membantu kita ‘melihat’, apakah pekerjaan kita akan sia-sia, atau ada hasilnya. Saya, tidak akan mau, dan tidak akan mungkin berhasil, mendamaikan pertengkaran/permusuhan dalam keluarga dengan metascience type Jn.

Inilah yang akan kita pelajari. Gelombang, Energi, dan Cahaya. Agar, kita tidak sia-sia dalam bekerja, dan melakukan aktifitas apapun, yang mengakibatkan kerugian, baik waktu, tenaga, uang dan fikiran. Jika anda tertarik, silakan anda dapat meninggalkan comment untuk saya, atau mengirim email, atau apa saja. Saya ingin berteman dengan anda, jangan sungkan, utarakanlah tambahan tentang metascience atau apa saja, atau kritik anda, saya senang jika metascience berkembang sebagai ilmu yang membumi. Salam. Hilal Achmar.

I. METASCIENCE: DEFINITELY TRUE KNOWLEDGE

Definitely True Knowledge, simply, in my opinion, is the study of everything that is detected and not detected by the five senses. Include waveform, energy shakes, and the frequency and everything that is not visible, which is different from the wave measurements, vibration and frequency, such as noise, measured in science.

I was once asked by a professor from a renowned university in Bandung, Indonesia, whether supernatural (actually I meant it in a conversation is Definitely True Knowledge) no point in my life. I answer: There! I studied Definitely True Knowledge approximately 75% and approximately 25% science. Can be said that, I personally, are the result of the implementation Definitely True Knowledge contained in my template. Science is already available. Definitely True Knowledge, only little information is available, so I had to look for it for myself.

If you want to learn Definitely True Knowledge, now we agree, that the classification of science to be as follows: Global Science is divided into 1. Science and its branches, and branches, 2. Definitely True Knowledge and their branches and branches.

Aura: Definitely True Knowledge simplest example:

If you sit in front of a mirror, your view is out of focus, such as daydreaming, the view over your shoulder and hold off the back of the shoulder gets unfocused, you will see the light of your self aura covering the surface of your body and your head. This aura of light can be different colors, like rainbows, or just one color. And also can be different or the same in each individual. Actually, this aura of light invisible to the senses of sight, but proven, you can see it just ‘little change’ technique to see you! This basic technique is incredible as I am aware. I only have to change his technique, to be able to optimize my senses, that is, me and you will be able to detect with the senses that are available, all or part of something that previously could not be detected! Aura about it, then prove that science, which includes the outer aura of us really exists and can be proven by Kirlian Photography. To not repeat the review, about Kirlian Photography, andan can see on the site: http://en.wikipedia.org/wiki/Kirlian_photography

The existence of aura that can be seen as I demonstrated above, many publications, and still fewer who read it. Knowledge of Definitely True Knowledge not popular, not widespread, although its Local Genius I do not think so much less.

In Indonesia, the path can be traced from the path Definitely True Knowledge family / descent (lineage), I was writing my own lineage, the origin of me, that has not been completed, and you can also make your own lineage. Who knows later, me and you have same ancestor.

Why do We need to discuss the topic Definitely True Knowledge lineage? Because Definitely True Knowledge, easy and short course, flowing at a 3 line family, which produces three main types Definitely True Knowledge I call it:

A. Definitely True Knowledge Type Am.

2. Type Definitely True Knowledge Jn.

3. Type Definitely True Knowledge Mu.

The three types Definitely True Knowledge, it can still be traced from each individual, which oddly enough, as followed in the genetic code of human chromosome! For example, if among family members fight each other, the family could only finish with Science: Go to a psychologist for counseling families. But I, and individuals engaged in Definitely True Knowledge, always start from exploring the template, the family is in Definitely True Knowledge what type, if Am, Yn, or Mu. In the case of quarrels, family Definitely True Knowledge Type Jn, will never be solved by science! So, it would be in vain to reconcile the family, though he psychologist, Syaikh, or pastor. Experience, data, and the fact that living in the community, to prove, the existence of complete failure ‘argument’ that seems, it’s easy to ‘reconcile’, it turns out the mission of peacemaker: ‘failed to work for peace’. Definitely True Knowledge, help us ‘see’, if our work will be wasted, or no result. My, would not, and will not be successful, to reconcile the quarrel / animosity in families with type Definitely True Knowledge Jn.

This is what we learned. Waves, Energy, and Light. Order, we are not in vain in the works, and perform any activity, which resulted in loss of both time, effort, money and mind. If you are interested, you can leave comment to me, or send an email, or whatever. I want to be friends with you, do not hesitate, make a comment or criticism, I am happy if metascience evolved as the earth sciences. Salam. Hilal Achmar.