XI. METASCIENCE: NEAR DEATH EXPERIENCE

Near Death Experience, dalam metascience, mudahnya saja kita definisikan: Pengalaman nyaris, atau mati sesaat. Pengalaman nyaris mati ini kita bagi dua saja. 1. Situasi nyata, dimana seseorang lolos dari maut, yang nyaris merenggut jiwanya. 2. Situasi khayal, dimana seseorang merasa nyaris mati, dalam tempo beberapa detik, atau jam, atau hari kedepan. Pengalaman mati sesaat/suri, kalau anda tertarik saja kita bahas.

Situasi khayal, dimana seseorang merasa nyaris mati, dalam tempo beberapa detik, atau jam, atau hari kedepan.

Pengalaman nyaris mati yang No.1 diatas, tidak saya bahas. Akan saya bahas yang No.2. Situasi khayal, dimana seseorang merasa nyaris mati, dalam tempo beberapa detik, atau jam, atau hari kedepan. Ini kita bagi dua lagi saja. a). Pengalaman Nyaris Mati Yang Menyenangkan dan b). Pengalaman Nyaris Mati Yang Menakutkan. Kita akan membahas yang b).

b). Pengalaman Nyaris Mati Yang Menakutkan.

Kasus pengalaman nyaris mati yang menakutkan, sering diawali individu dengan tindakan: 1. Menarik diri dari pergaulan. 2. Mengurung diri. 3. Rasa takut yang sangat. 4. Tidak dapat berfikir. 5. Tidak berpengharapan. 6. Dada merasa sempit sesak, seperti mendapat beban berat. Dan 7. Merasa akan mati dalam beberapa detik kedepan. Mengenai Near Death Experience yang science, anda dapat membacanya dalam buku yang banyak dipublikasikan atau media online seperti pada: http://en.wikipedia.org/wiki/Near-death_studies.

Sebuah Pesan.

Sekarang, dalam tradisi keluarga saya dan adik-adik saya, kami mengetahui, bahwa pengalaman nyaris mati yang menakutkan, dapat menimpa setiap orang. Bagi kami, masalah itu adalah pesan dari Sumber Kehidupan. Agar kita mendekat kepada-Nya. Segala gejala klinis individu yang dalam keadaan ketakutan yang sangat, karena merasa nyaris mati, hilang dengan sendirinya, jika individu tersebut, mendekat kepada Tuhannya, dan berusaha menapaki jalan-Nya. Yang lebih penting adalah, bagaimana individu menghindari mendapat pengalaman nyaris mati yang menakutkan ini.

Sesiapa yang tidak mau mengikuti jalan Tuhan-Nya, dadanya akan terasa sempit. Seorang individu, yang mempunyai karir yang bagus, mengatakan pada saya, bahwa dia seorang atheis. Kalau dia meneruskan fahamnya itu, sekarang, saya dan anda dapat menentukan, bahwa dia akan/sudah menemui penghidupan yang sulit, dan akan/sudah mengalami pengalaman nyaris mati yang menakutkan…………..

Tidak selamanya kita mempunyai daya untuk mencegah keburukan.

Salam. Hilal Achmar

 

 


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s